Gadget Memberi Kemudahan atau Malah Menyusahkan? - Di zaman digital hari
ini yang semua keperluan serta kebutuhan hanya dilakukan dari genggaman tangan
saja rasanya semakin mengkhawatirkan. Semuanya serba online, beli baju dengan online,
beli tiket pesawat dengan online, pesan taksi atau pesan ojek , bahkan beli
bumbu dapur makanan serta semuanya serba online. Lama lama pasar serta segala
interaksinya akan hilang ? aduh bagaimana ya… sebetulnya setiap orang yang
belanja serta pergi kepasar merupakan hakekatnya ingin berinteraksi sesama.
Mempererat persaudaraan
nah kata persauadaraan inilah yang penting pertanyaan apakah dengan sistim
serba digital serta on line persaudaraan bisa terjalin ..? hmmm Sampai-sampai
ojek online serta taksi konvensional berdemo yang ujung-ujungnya saling hantam serta
babak belur, lah yang salah itu siapa teknologi nya apa orangnya. Kalau
teknologinya yang disalahkan tentu kita tidak bisa menolak karena dari mulai bocah sampai kakek serta nenek
sudah pintar mainkan tut di Handphone maupun smartphone.
Oke, jadi siapa orang nya kah, iya kalau orangnya
saya setuju sebab teknologi kan cipataan manusia jadi gimana manusianyasaja
yang menggunakan nya. mau dibawa sebagai sarana utnuk kemudahan monggo untuk
saran kesusahan juga monggo. Karena memang semenjak asertaya smartphone serta
handphone angka perselingkuhan serta kriminal meningkat angka nya saya nggak
tau persis. Tapi di balik itu pun kemudahan dalam melakukan sesuatu semakin
sangat mudah semudah menyentuh tutnya.
Lalu jika demikian
bagaimana kita memanfaatkan benda kecil dan canggih tersebut. Tentu yang perlu dicermati merupakan
untuk apa dulu kegunaannya, jika hanya untuk menelpon serta sms mungkin cukup
saja kita pakai serta beli yang biasa-biasa aja. Tapi jika mengingin kan model
aplikasi yang berbagai macam ya beli saja yang modl smartphone. Jadi jika
sebaliknya pasti lah kita akan kedodoran jika yang dipakai hanya telpon serta
sms tapi yang kita pakai merupakan yang smartpon waaah mubadzir. Bisa-bisa apa
yang kita pakai lbih banyak mudharadnya dari pada manfaat nya. Kalau sudah begini tentu malapetaka jadinya hal-hal
yang tidak terpikirkan karena benda itu ada didepan mata kita menjadi bisa
terlaksana. Pantaslah jika perselingkuhan serta kriminalisasi serta penipuan
merajalela serta meningkat tajam. Karena dengan mudahnya bisa di link dari satu
tangan serta itu bisa dilakukan siapa aja.
Jadi memang masyarakat
kita belum siap menghadapi lonjakan teknologi digital yang serba canggih itu,
kalau orang korea serta jepang yang membuat benda itu siang malam berpikir lalu
pusing karena tidak ada waktu untuk istirahat serta menikmati jerih payah
kemudian pelariannya ke kafe-kape sambil minum minuman keras untuk menghilangkan
stres karena ditekan produksi. tapi masyarakat kita kan tinggal memakai saja.
Lalu dibuat jadi susah menyalahi
orang seperti demo ojek online dengan taksi konvensional. Karena peristiwa seperti itu baiknya kita manfaatkan benda yang
nama smartphone, Handphone serta yang lain-lain namanya kita pakai untuk yang
baik serta bermanfaat banyak. Untuk silahturahmi menanyakan kabar teman saudara
mengorder ojek serta lain sebagainya yang belum bisa agar belajar membuat benda
itu menghasilkan apakah buat diri pribadi atau buat orang banyak. Berguna ya
tentu berguna, contoh nya ojek online itu taksi online itu biayanya murah serta
kita tidak perlu repot-repot tawar menawar di jalanan, mereka langsung
menjemput kita di depan pintu rumah.
Beli kebutuhan
sehari-hari juga mudah sambil tiduran tidak pakai mandi dulu juga bisa.
Perosalannya kemudian interaksi sesama manusia yang sebenarnya merupakan
kebutuhan kita bermasyarakat menjadi hilang. Kehidupan menjadi sendiri –
sendiri, masing-masing asik dengan dunia
nya dengan gadget nya itu. tidak kenal teman di sebelahnya bahkan mungkin yang
jauh menjadi dekat yang dekat menjadi jauh. Sebagai makhluk sosial keperluan
untuk saling tolong menolong serta berkomunikasi merupakan hal yang sangat
mutlak karena dengan berinteraksi serta berkomunikasi maka kita bisa hidup.
Komunikasi itu sendiri bisa berbagai macam cara disesuaikan dengan perkembangan
kehidupan masyarakat itu sendiri. teknologi merupakan hanya sarana serta
prasarana saja.
Oleh : Hayatdin

No comments:
Post a Comment