Bernaung Pada Sistem - Bangsa Indonesia artinya sebuah bangsa yang besar yang juga mempunyai tak sedikit kekayaan alam dan adat dan tradisi yang dimilikinya. Memiliki kekayaan sumber daya insan tapi disisi lain juga nyatanya mempunyai beberapa macam permasalahan yang besar. Tidak mampu dipungkiri bahwa persoalan artinya sebuah cerminan dari apa yang hidup.Dan beberapa macam permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia mengambarkan bahwa Indonesia artinya negara yang hidup. Untuk menjadi hidup, bagi makhluk hidup, haruslah memenuhi beberapa syarat. Seperti bergerak, tumbuh, makan, minum, dan berkembang biak. Tapi mungkin prinsip ini juga mampu dikenakan terhadap sesuatu tidak hanya makhluk hidup, semisal negara sekalipun. Bahwa negara yang berkembang untuk mencapai sebuah kehidupan alias kesejahteraan yang di cita- citakan rutin ditimpa beberapa macam permasalahan.
Satu permasalahan mampu terselesaikan, timbul lagi persoalan yang lainnya. Tapi dibalik banyaknya permasalahan yang datang silih berganti semacam itu kita tahu bahwa tak sedikit pembagian persoalan kemudian ikut timbul seiring bekembangnya permasalahan yang ada. Inilah yang dinamakan bahwa negarapun bergerak dan negara itu nasib layaknya makhluk hidup. Tapi bagaimana apabila permasalahan yang timbul artinya permasalahan yang telah ada sebelumnya? Satu permasalahan timbul dan kita gagal, itu artinya kewajaran dan manusiawi.
Lalu timbul permasalahan serupa diwaktu lainnya dan kita kembali gagal, mungkin itu tetap mampu dikatakan manusiawi sebab kita setidaknya mampu melakukan analisa kenapa kejadian itu kembali terulang. Tapi bagaimana apabila kejadian tersebut kembali datang dan kita kembali terjatuh? Jika itu terbukti terjadi, mungkin ada sesuatu yang salah dengan kita. Dan untuk menyikapinya, jadi diciptakanlah sistem. Secara bahasa yang terbuka, sistem mampu diartikan sebagai sebuah aturan yang mengikat. Sehingga orang yang tersistem mampu dikatakan bahwa dirinya artinya orang yang mempunyai aturan- aturan yang mengikat dirinya jadi tak mampu melakukan apapun dengan sembarangan.
Dan apabila ada sesuatu yang terjadi tentu faktor yang wajib diperhatikan artinya sistem tersebut. Apakah sistem tersebut tetap mengalami kekurangan alias terbukti dari orangnya yang tak taat terhadap sistem. Sistem dalam sebuah kelompok alias komunitas telah semacam payung ketika turun hujan alias rumah ketika badai datang. Sistem menjadi daerah bergantung tak sedikit orang dan tak sedikit pula orang yang nasib dari sistem. Dan ketika orang- orang tersebut dengan rela mengikatkan diri dengan sistem, telah tentu kehidupan yang lebih baikpun akan terjadi. Aturan diciptakan untuk di patuhi sebab berisi mengenai beberapa faktor yang wajib dipatuhi dan dijauhi.
Dan tidak hanya diciptakan untuk dipatuhi, aturan juga berfungsi untuk menciptakan sebuah pola kehidupan yang lebih baik. Untuk itulah dibangun sistem yang memuat tak sedikit aturan baik yang bersifat memaksa ataupun tidak. Namun diluar kesalahan pada sistem, masalah- persoalan lama yang semakin menerus timbul juga dipengaruhi oleh faktor insan alias orang didalam sistem tersebut. Jika manfaat payung artinya untuk melindungi orang dari basah ketika hujan, jadi bukan payung yang menyalahi manfaat apabila orang yang berlindung dibawah payung tersebut meninggalkan payungnya di sebuah daerah dan lebih memilih untuk basah mandi hujan. Faktor insan ini juga artinya faktor penting dari keberlangsungan sebuah sistem.
Terutama dari sisi kesadaran masing- masing insan itu sendiri. Kesadaran artinya faktor yang sangat vital dalam kehidupan bersosialisasi. Dan apabila tak sedikit orang yang tak sadar sedang berada di bawah payung sistem yang telah diciptakan, jadi bukan lagi sistem yang tak berfungsi namun kesadaran yang tak berfungsi. Faktor sistem ataukah faktor kesadaran insan dalam sebuah permasalahan kriminal yang tak jarang bermunculan? Apakah apabila ada orang yang kedapatan positif memakai narkoba, apakah kesalahan sistem ataukah permasalahan kesadaran? Karena apabila yang permasalahkan sistem, telah tak sedikit aturan- aturan yang mengulas mengenai Narkoba tapi kenapa tetap terjadi permasalahan semacam ini? Ataukah ini permasalahan kesadaran? Tidak mampu dipungkiri juga bahwa orang yang memakai narkoba artinya orang- orang yang sadar telah memakai obat terlarang itu. Karena hampir semua orang telah tahu bahwa narkoba itu sangat berbahaya. Lalu Dimana yang salah? Sistem alias kesadaran?
Berpayung terhadap sistem artinya tema yang saya ambil sebab kini saya merasa telah sangat diharapkan sebuah kebutuhan terhadap sebuah sistem yang mampu melindungi semua orang. Banyaknya aturan- aturan alias undang- undang yang diamandemen berkali- kali mungkin sebab menyikapi perubahan pola pikir dan pola nasib orang- orang jadi mampu mensugesti sebuah keadaan. Dan pembaruan aturan- aturan inilah yang mampu dikatakan sebagai tanda bahwa negara ini hidup. Dan mungkin yang butuh diperbaharui artinya kesadaran akan perlindungan sistem bagi masyarakat. Bahwa masyarakat wajib terbelit dengan sistem. Karena sistem alias aturan yang ada artinya tahap dari kehidupan masing- masing individu. Tidak ada orang yang mampu terlepas dari aturan alias sistem. Karena tanpa aturan yang dibangun manusiapun, insan sesungguhnya terbelit oleh aturan yang berlaku pada alam.
Jadi kesadaran akan sistemlah yang mungkin wajib ditingkatkan terhadap masyarakat supaya mereka merasa butuh dan merasa terlindungi sebab sistem ini. Siapapun dia, meskipun pejabat paling atas di negara ini hingga dirinya yang berada di emper jalan, haruslah mempunyai kesadaran untuk berlindung pada sebuah sistem. Dan mungkin langkah awal untuk mampu menyadarkan diri akan kebutuhan terhadap sistem artinya mengenai kepercayaan. Sudah menjadi sebuah hukum universal bahwa siapapun kita tentu akan bahagia berteman dengan orang yang jujur dan mampu menjaga kepercayaan kita. Dan faktor inipun berlaku terhadap sistem. Bahwa langkah awal yang wajib dibenahi artinya kepercayaan.
Karena kesadaran atas kebutuhan sebuah sistem tak akan mampu terjadi apabila tak ada kepercayaan satu sama lain antara yang berlindung dibawah sistem dengan mereka yang membikin dan menjalankan sistem. Karena sebuah kebutuhan hanya mampu kita butuhkan apabila kita telah percaya akan sesuatu itu. Jadi apakah permasalahan yang ada kini sebab kesalahan pada sistem alias pada manusia? Ataukah lebih terhadap telah berkurangnya rasa saling percaya insan atas sistem yang dibuat?
Oleh : Renata Hariatna
No comments:
Post a Comment