Wednesday, 23 March 2016

Akibat Sering Membentak Anak

Akibat Sering Membentak Anak - Akhir - akhir ini tak jarang kita mendengar maupun menonton anak sebagai korban kekerasan yang akan terjadi kemarahan orang tuanya tetapi sebagai orang tua tak sempat menyadari yang akan terjadi yang akan ditimbulkan seusai memarahi anak faktor ini sebabkan karena factor Ekonomi, Ketidak harmonisan keluarga jadi berujung terhadap anak sebagai kawasan pelampiasan amarah,padahal anak perlu kasih sayang orangtua untuk mendidik serta memberi contoh yang baik karena keluarga suatu pondasi mutlak bagaimana perkembangan anak akan mengarah kebaikan alias keburukan pendidikan keluargalah kunci mutlak bagiamana keberhasilan anak

Dibalik kemarahan orang tua terhadap anak ada fakta yang terbukti jarang disadari oleh orang tua bahkan ada yang mengenal tetapi acuh karena memikirkan Egois nya saja yang akan terjadi ini sangat mensugesti anak dengan membentak anak akan mensugesti psikologis anak, anak akan merasa tertekan serta lebih pendiam tidak hanya itu dampa membentak anak akan mensugesti antara lain Anak ketika dewasa menjadi minder & takut mencoba faktor baru. Jiwanya rutin merasa bersalah jadi hidupnya penuh keraguan serta tak percaya diri, Anak akan mempunyai sifat pemarah, egois, judes karena dirinya dibentuk dengan kemarahan oleh orang tuanya.

Jika ada faktor yang tak berkenan dihatinya karena sikap kawannya, dirinya cenderung proaktif serta memarahi rekannya padahal hanya kasus sepele, Anak akan memilki sifat menantang, bandel serta suka membantah nasehat alias perintah orang tuanya, Anak akan mempunyai langsung yang tertutup serta suka menyimpan unek-unek nya, kemudian anak akan bersifat afatis tak peduli dengan sekitarnya.

Dalam penelitian Lise Gliot bahwa, satu bentakan merusak jutaan sel-sel otak anak hasil penelitian Lise Gliot, berkesimpulan pada anak yang tetap dalam pertumbuhan otaknya yakni pada masa golden age (2-3 tahun pertama kehidupan, red), bunyi keras serta membentak yang keluar dari orang tua mampu menggugurkan sel otak yang sedang tumbuh. Sedangkan pada ketika bunda sedang memperlihatkan belaian lembut sambil menyusui, rangkaian otak terbentuk indah.

Penelitian Lise Gliot ini sendiri dilakukan sendiri pada anaknya dengan memasang kabel perekam otak yang dihubungkan dengan suatu monitor komputer jadi mampu menonton setiap perubahan yang terjadi dalam perkembangan otak anaknya. “Hasilnya luar biasa, ketika menyusui terbentuk rangkaian indah, tetapi ketika ia terkejut serta sedikit bersuara keras pada anaknya, rangkaian mengagumkan menggelembung semacam balon, lalu pecah acak-acakan serta terjadi perubahan warna.

Oleh karena nya dari hasil penelitian Lise Gliot kita mampu luar biasa kesimpulan alangkah berpengaruhnya bentakan yang dilakukan terhadap anak mampu merusak sel otak anak bahkan mampu membikin anak cenderung pediam maupun cenderung pemarah serta hilangnya kepercayaan diri anak oleh karena itu kekerabatan terhadap anak serta orang tua kunci mutlak mendidik anak baik dari kepribadiannya,moralnya bahkan hingga perkembangan anak wajib diperhatikan oleh orang tua.

Oleh : Soleha

No comments:

Post a Comment