Merangkai Kebaikan - seakan tidak adil menimpakan semua permasalahan sosial di masyarakat pd proses pendidikan. meski demikian, sudahkah proses pendidikan mendesain dan mereka cipta pelajaran untuk buah hati untk mengembangkan kebaikan? pun sebaliknya, apakah masih tetap adanya bahan dan tips ajar yg malah menyemai kejahatan layaknya kebencian terhadap kelompok lainnya dan merendahkan insan yg berbeda? negara serta rakyat butuh yakin bahwasanya tiap-tiap buah hati belajar menenun kebaikan di dlm ruang kelasnya supaya akan serasi bermasyarakatkejuangan semu
pendidikan pd hakikatnya mengemban tugas mengembangkan value luhur kemanusiaan. keserasian sosial,kedamaian, dan peduli kepada sesama diasumsikan menjiwa dlm hakikat pendidikan serta diri pelakunya. walau mungkin bukanlah satu-satunya, proses pendidikan berperan sbg salah satu sumber kebaikan serta pembangun keteraturan sosial
pada praktiknya di sejumlah negara, dlm pengajaran sejarah nasional, misalnya, bangsa sendiri selalu dituliskan sbg pihak yg benar. sebaliknya, bangsa lainnya ditempatkan sbg pihak yg salah. kita benar mutlak, liyan salah absolut. bangsa kita baik, bangsa asing jahat. dengan cara sistematis serta formal, ”kebencian” terhadap kelompok asing disemai sejak dlm kelas. yg bertumbuh pd buah hati pada akhirnya patriotisme semu, kejuangan hasil indoktrinasi, bukanlah hasil sistem bernalar
bagaimana pula mata pembelajaran agama? apakah kedamaian serta keserasian antarumat manusia senantiasa dijuarakan dlm bahan ajarnya? betapa bahaya serta ironis jika dengan cara terprogram pendidikan nasional malah menyokong penyebaran kebencian terhadap liyan melewati mata pembelajaran yg kebanyakan diasumsikan agung serta digadang-gadang sbg sumber moral
melalui buku education and social order (1932, pp 92-101), matematikawan cum filsuf bertrand russell telah tegas menyatakan kritiknya pd pendidikan kepatriotan oleh sekolah inggris di masa kolonial. russell menyatakan, kepatriotan yg diajarkan sebenarnya sisi sejak upaya britania raya melindungi dan mengajekkan kepentingan ekonomi serta politik di beberapa wilayah jajahan. patriotisme dan kejuangan yg diajarkan di sekolah tidak lainnya upaya pembenaran untk menjajah wilayah lainnya.
kejuangan menjadi identik dgn melindungi kepentingan negara walau dgn ongkos mencederai value kemanusiaan. kebaikan juga tidak dijuarakan lagi, tapi sekadar jadi bahan transaksional. kebaikan bukanlah perihal utama serta penting lagi dengan mengindoktrinasikan pengertian kejuangan semu yg diyakini banyaknya orang sbg suatu kenormalan ini, bahkan juga kemudian dianggap norma, tindakan serta pemikiran tidak bagus lambat laun menjadi ”kebenaran”. kondisi ini dapat menyokong kepandiran gerombolan. merusak punya orang lainnya hingga menyakiti kelompok berkeyakinan lainnya menjadi bukanlah saja ”masuk akal” serta wajar, melainkan pun baik, bahkan juga dipuji.
jika anggapan ”kebenaran” ini dibiarkan berlanjut, benih keprimitifan, layaknya kesamaan fisik, agama, serta geografis, dapat saling menguatkan. ini dapat menjadi pemicu pengganggu keteraturan sosial. kini saatnya pendidikan dgn sengaja serta strategis mengikis kejahatan sekalian menyediakan lahan gembur untuk kebaikan bertumbuh di dlm kelas
sudah semestinya mencintai bangsa sendiri tak ekuivalen dgn membenci bangsa lainnya. menjunjung keyakinan sendiri tidak ekuivalen dgn membenci kelompok berkeyakinan lainnya. perkembangan value kejuangan dlm diri pelajar sangat penting. ini akan dimulai dgn perihal sederhana, layaknya membangun hasrat melakukan tugas belajar sebaik-baiknya
dua unsur penting
guna memungkinkan persekolahan memfasilitasi buah hati menenun kebaikan, butuh setidaknya membenahi dua unsur, yakni bahan ajar serta tips ajar.
untuk unsur pertama, akan dimulai dgn menyisipkan lebih banyaknya kebaikan ke dlm bahan ajar sejarah nasional. misalnya, mengangkat topik bagaimana beberapa pemuda angkatan 1920-an menggagas indonesia dgn bernalar. tingkat kejuangan beberapa pelajar kami bernalar tidak kalah dibandingkan kegagahan mengangkat senjata. membicarakan bagian kemanusiaan dan kehidupan beberapa pelakunya pun dapat bikin pembelajaran sejarah nasional lebih hidup, menarik, universal, serta sarat kebijaksanaan
kemudian, pun butuh diangkat bagian kehidupan manusia awam, layaknya bagaimana sejak saat ke saat masyarakat kami berpakaian, apa yg dimakan, bagaimana memasaknya, dan bagaimana transportasinya. ini dapat mengimbangi bahan-bahan ajar yg melulu sekeliling perebutan kekuasaan, kekerasan, serta peperangan. juga, buah hati dapat merasakan dirinya turut menulis sejarah. sejarah sejatinya menyangkut seluruh kalangan manusia, tidak identik dgn penguasa dan perang
unsur kedua, tips ajar, butuh diperkaya dgn peluang buah hati belajar bernalar utuh. lebih khas lagi, buah hati butuh berkesempatan belajar mengerti topik sejak beragam perspektif dan sudut pandang. buah hati menerampilkan diri dlm sekali-kali menggeser perspektif dan berganti sudut pandang dlm mengkaji topik, kejadian, serta pengetahuan (mctighe and wiggins, 1998)
cara pengajaran bermakna layaknya ini tentunya mensyaratkan guru yg mengerti bahan ajar dgn mendalam, bergairah belajar serta membelajarkannya, dan menghargai tiap buah hati. dlm perihal ini kemdikbud butuh membangun beragam lembaga sampai beberapa guru akan berlatih, belajar, serta berbagi. guru tak dilatih dan diceramahi, tetapi guru berlatih serta belajar. jika diinginkan buah hati aktif belajar serta berlatih, demikian pula guru butuh aktif belajar serta berlatih. jika diinginkan buah hati percaya diri, guru juga butuh pula percaya diri
dalam daftar kompetensi mata pembelajaran sejarah nasional, indikator pemahaman buah hati butuh menambahkan komponen perspektif tadi. ke depan, dgn indikator perspektif ini pula, penilaian pendidikan sejarah dapat mengukur pemahaman pelajar dengan cara lebih utuh serta andal
dengan pembenahan dua perihal di atas, buah hati dapat membangun kecakapan bernalar. pd pada akhirnya kecakapan bernalar ini dapat jadi perkakas utama buah hati untk mengenali serta mengikis kejuangan semu dan yg utama terlibat menenun kebaika.
Oleh : Iwan Pranoto
*dengan perubahan seperlunya*
Merit Casino Review | Merger Casino Review 2021
ReplyDeleteLearn all about Merit Casino ✓ Find out how 메리트 카지노 고객센터 to login to your account with a bonus code 인카지노 and try 바카라 out their games now!